Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ringkasan Materi Tentang Masalah Ekonomi


Ringkasan Materi Tentang Masalah Ekonomi - Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan dan keinginan sendiri entah itu barang atau jasa yang ditawarkan, banyak sekali yang menyediakan barang dan jasa untuk mencapai tujuan tertentu sebagai manusia bersosial.

Kebutuhan manusia dapat digolongkan sebagai berikut:

  1. Menurut intensitas, terdiri atas: kebutuhan primer, sekunder, dan tersier
  2. Menurut sifatnya, terdiri atas: kebutuhan jasmani dan rohani.
  3. Menurut waktunya, terdiri atas: kebutuhan sekarang dan mendatang.
  4. Menurut subjeknya, terdiri atas: kebutuhan individu dan sosial.
Barang atau jasa adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan manusia.

Barang dan jasa dapat digolongkan sebagai berikut:

  1. Menurut sifatnya, terdiri atas: barang bebas dan barang ekonomis.
  2. Menurut fungsinya, terdiri atas: barang konsumsi dan barang produksi.
  3. Menurut wujudnya, terdiri atas: barang konkret dan barang abstrak.
  4. Menurut cara penggunaannya, terdiri atas: barang substitusi dan barang komplementer.
  5. Menurut cara pengerjaannya, terdiri atas: barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.
Kegunaan barang meliputi faedah elemen (element utility), faedah waktu (time utility), faedah tempat (place utility), faedah bentuk (form utility), dan faedah hak milik (ownership utility).

Sumber daya berupa SDA, SDM, sumber daya modal, dan sumber daya pengusaha yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapat bersifat langka.

Tiga masalah pokok menurut teori klasik adalah masalah produksi, distribusi, dan konsumsi. Sementara itu, tiga masalah pokok menurut teori modern adalah masalah what, how, dan for whom.

Biaya peluang adalah sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah barang yang lain dapat diproduksikan.

Sistem ekonomi terdiri atas: sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi sosialis, sistem ekonomi liberal, dan sistem ekonomi campuran.

Sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia adalah sistem ekonomi berdasar demokrasi ekonomi Pancasila, yang memiliki ciri-ciri positif dan ciri-ciri negatif (yang harus dihindarkan).

Masalah ekonomi terjadi karena adanya kesenjangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas.

Kebutuhan manusia yang tidak terbatas disebabkan beberapa faktor, yaitu sifat alami manusia, tingkat pendapatan, lingkungan alam, lingkungan sosial, teknologi informasi, agama dan kepercayaan, akulturasi budaya, dan perdagangan internasional.

Untuk dapat memenuhi kebutuhannya manusia harus memanfaatkan sumber daya yang dimiliki yang terdiri dari sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya modal.